Blogroll

Search

ThiS MorNing

January 8th, 2008 by hansherald

Mengapa kudu hati-hati klo berkendara di Jakarta?
Ini sebabnya: banyak yang pada asal ajah klo naik kendaraan di Jakarta. Kayak aku pagi ini.
Pagi ini gua berangkat ama temen kos aku ke kantor. Malem sebelumnya kebetulan helm aku di pinjem sama temen kantor  karena dia gak bawa helm tambahan. So pagi ini aku gak pake helm. Jadi deh kami berangkat ke kantor tanpa pake helm.
Kayak hari-hari lainnya, kami tetep ajah berangkat dengan sante, karena waktu masih menunjukkan pukul 7.15. Kantorku masuk jam 8. so kami jalan sante ajah. Lagian emang jalanan rada rame, so kami kudu ati2 biar gak terjadi apa2. Kejadiannya pas kami mau nyeberang ke jalan kecil yang masuk perumahan di depan POM Bensin Kebon Jeruk Lama kami di "Seruduk" sama motor di belakang. Walhasil kami pun terjatuh. Dan wew, aku bawa laptop, so aku lindungin laptopku supaya gak  rusak. Temenku kelempar ke depan, which is itu berarti kelempar ke aku.Tapi untungnya dia gak papa. Motorku jatuh, juga orang yang nabrak aku. Orang2 langsung rame bantuin kami.
Gak tau pura2, ato betulan, si penabrak keliatannya kesakitan banget. So aku datengin dia, tanya keadaannya. Kurang ajarnya, pas aku tanyain dia langsung bilang klo motornya rusak ‘n nyalahin aku yang berhenti tiba2. Wew, secara aku pengen banget marah ‘n pukul tuh muka orang kurang ajar. Tapi untuk masih bisa diredam. So aku bilang sama dia klo aku dah kasih lampu send, trus udah pake lampu rem, trus udah melambat sejak 10 meter sebelum berhenti. Toh juga banyak orang yang ngeliat kami, ‘n mereka juga bilang klo kami emang bener. Aku juga sempet ngajakin mereka buat ngurus ke kantor polisi, cuma mereka gak mau. Ya, udah aku tinggal ajah mereka. Lagian udah hampir jam 8. So karena kami takut telat ya, akhirnya kami cepet2 ke kantor.
Alhasil sampe di kantor ternyata penahan knalpot motorku patah ‘n rante dah gak beres gitu. Wah, udah ke "seruduk" rusak pula ni motor.
Wew, itu makanya aku bilangin supaya ati2 di jalan klo berkendara. Klo ati2 aja bisa kena, apalagi klo gak ati2. Hormati pengguna jalan yang lain.

Posted in Weblogs | No Comments »

BACA KALAU KAMU PUNYA WAKTU KHUSUS BUAT TUHAN

January 8th, 2008 by hansherald

Satan baru dikeluarkan dari Taman
Eden, dan ia sedang BT…

"iya, sir, saya baru melihat dunia
dengan banyak manusia d bawah sana.
Saya(Satan) memasang perangkap dan
menggunakan umpan.
Saya yakin mereka ga bisa menolaknya.
Saya akan mendapatkan mreka smua!

Yesus bertanya "apa yang akan kamu
lakukan kepada mrka?".

Satan menjawab "Oh, saya akan
bersenang"!
Saya kan mengajar mereka bagaimana
untuk menikah dan bercerai dengan
sesamanya,
bagaimana juga untuk membenci
sesamanya, bagaimana untuk mabok,
merokok,
dan mengutuk.
Saya kan mengajar mereka bagaimana
cara membuat senjata, bom, dan cara
membunuh sesamanya..
Saya benar" akan bersenang!"

Yesus bertanya "Dan apa yg akan kamu
lakukan ketika semua itu telah kamu
ajarkan kepada mreka?".

Kata Satan dengan bangga "Oh, saya
akan bunuh mreka,"

Yesus bertaya "Brapa harga yang harus
dibayar untuk menebus mereka?"

Jawab Satan "Oh, Kamu tidak akan
menginginkan mereka. Ga ada bagusnya
mereka.
Lihat, Kamu akan mengambil mereka dan
mereka akan membenciMu.
Mereka meludahiMu, mengutukMu dan
membunuhMu.
Kamu tidak akan menginginkan mereka!!"

Yesus bertanya lagi "Brapa harganya?"

Satan melihat Tuhan dan berkata "Smua
darah, air mata, dan hidupMu."

Yesus berkata dengan tegas "BAIK!"

Lalu Ia membayar harga tersebut.

- Bukankah lucu bagaimana manusia
semudah itu membuang Tuhan dan
bertanya kenapa dunia seperti NERAKA?

- Bukankah lucu bagaimana seseorg
berkata "Saya percaya kepada Yesus"
tapi tetap mengikuti jalan Satan?

- Bukankah lucu bagaimana kamu bisa
mempost kembali ribuan crita" lucu
lewat bulentin board dan mereka
tersebar dengan sangat cepat,
tetapi ketika kamu mempost bulentin
tentang Tuhan, kamu berpikir dua kali
untuk membagikannya?

- Bukankah lucu bagaimana Saya jadi
tambah kuatir dengan apa yang orang
lain pikir dari pada apa yang Tuhan
pikir tentang saya?

- Saya berdoa, buat semua yang mempost
kembali bulentin ini, mereka akan
diberkati melimpah oleh Tuhan dengan
cara yang spesial untuk mreka.

- Dan kirimkan kembali bulentin ini
kepada mreka yang mengirimnya, agar
mereka tahu bahwa bulentin ini telah
tersebar ke banyak org.

- Dan Jika Kamu Cinta Kepada Tuhan…
Dan, tidak malu kepada smua
perbuatanNya yang ajaib yang telah
diperbuatNya kepadamu..

Posted in Religion | No Comments »

BERAPA BESAR BOBOT SEBUAH DOA ?

January 8th, 2008 by hansherald

Louise Redden, seorang ibu kumuh dengan baju kumal, masuk ke dalam sebuah supermarket.

Dengan sangat terbata-bata dan dengan bahasa yang sopan ia memohon agar diperbolehkan mengutang.

Ia memberitahukan bahwa suaminya sedang sakit dan sudah seminggu tidak bekerja.

Ia memiliki tujuh anak yang sangat membutuhkan makan.

John Longhouse, si pemilik supermarket,mengusir dia keluar.

Sambil terus menggambarkan situasi keluarganya, si ibu terus menceritakan tentang keluarganya.

"Tolonglah, Pak, Saya janji akan segera membayar setelah aku punya uang."

John Longhouse tetap tidak mengabulkan permohonan tersebut.
"Anda tidak mempunyai kartu kredit, anda tidak mempunyai garansi," alasannya.

Di dekat counter pembayaran, ada seorang pelanggan lain, yang dari awal mendengarkan percakapan tadi.

Dia mendekati keduanya dan berkata : "Saya akan bayar semua yang diperlukan Ibu ini."

Karena malu, si pemilik toko akhirnya mengatakan, "Tidak perlu,Pak. Saya sendiri akan memberikannya dengan gratis.

Baiklah, apakah ibu membawa daftar belanja ?"

" Ya, Pak. Ini," katanya sambil menunjukkan sesobek kertas kumal."

Letakkanlah daftar belanja anda di dalam timbangan, dan saya akan memberikan gratis belanjaan anda sesuai dengan berat
timbangan tersebut."

Dengan sangat ragu-ragu dan setengah putus asa, Louise menundukkan kepala sebentar,

menuliskan sesuatu pada kertas kumal tersebut, lalu dengan kepala tetap tertunduk, meletakkannya ke dalam timbangan.

Mata Si pemilik toko terbelalak melihat jarum timbangan bergerak cepat ke bawah.

Ia menatap Pelanggan yang tadi menawarkan si ibu tadi sambil berucap kecil,
"Aku tidak percaya pada yang aku lihat."

Si pelanggan baik hati itu hanya tersenyum.

Lalu, si ibu kumal tadi mengambil barang-barang yang diperlukan, dan disaksikan oleh pelanggan baik hati tadi,

si Pemilik toko menaruh belanjaan tersebut pada sisi timbangan yang lain.

Jarum timbangan tidak kunjung berimbang, sehingga si ibu terus mengambil barang-barang keperluannya

dan si pemilik toko terus menumpuknya pada timbangan, hingga tidak muat lagi.

Si Pemilik toko merasa sangat jengkel dan tidak dapat berbuat apa-apa.

Karena tidak tahan, Si pemilik toko diam-diam mengambil sobekan kertas daftar belanja si ibu kumal tadi.

Dan ia-pun terbelalak.

Di atas kertas kumal itu tertulis sebuah doa pendek :

" Tuhan, Engkau tahu apa yang hamba perlukan. Hamba menyerahkan segalanya ke dalam tanganMu."

Si Pemilik Toko terdiam. Si Ibu, Louise, berterimakasih kepadanya, dan meninggalkan toko dengan belanjaan gratisnya.

Si pelanggan baik hati bahkan memberikan selembar uang 50 dollar kepadanya.

Si Pemilik Toko kemudian mencek dan menemukan bahwa timbangan yang dipakai tersebut ternyata rusak.

Ternyata memang hanya Tuhan yang tahu bobot sebuah doa.

KEKUATAN SEBUAH DOA
Segera setelah anda membaca cerita ini, ucapkanlah sebuah doa. Hanya itu.

Stop pekerjaan anda sekarang juga dan ucapkan sebuah doa untuk dia yang telah mengirimkannya kepada anda.

Original message from dewy nony

Posted in Religion | No Comments »

« Previous Entries